Selamat Datang, Kawan!

Salam kenal,...
Selamat datang di blog kawanmu ini. Sebuah blog tentang catatan, memori, cerita, curhat kehidupan. Semoga karya-karya sederhana di sini bisa menghibur kawan-kawan. Enjoy this story, Friends. Thanks :D

ATTENTION

Hai, Kawan...
thanks udah mampir ke blog ini. mhn bantuan Kawan-kawan untuk tidak sembarang COPY/PASTE isi blog ini y. bila ingin mengutip sebagian atau seluruh isi tulisan di blog ini silakan sertakan LINK-nya saja. Arigatou :)
Tampilkan postingan dengan label poems. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poems. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2013

Aku dan Dirimu

Ada yang hilang
Ketika kita tak lagi saling menyapa
meski waktu
seringkali buat berjumpa

Ada yang lenyap
Saat senyummu tak lagi kudapat
meski ruang
acapkali impikan kita saling tertawa

Ah, Kawan
mungkin naif t'lah jadi
sobat abadi ragaku
hingga penolakanmu seolah sembilu di jiwaku
hingga keterpaksaanmu ibarat racun di sunyinya duniaku

"Kita berbeda!"
ucapmu selalu

Sebuah fakta yang sampai kini
tak jua kuterima

Karena bagiku,
aku, kau, dan mereka
Kita sama

Pilihan kita tentang dunia,
itulah yang berbeda


Sabtu, 15 September 2012

Versus


Ini bukanlah sebuah lagu
Bukan pula cerita nan sendu
Ini tanya, Kawan

Jika kepercayaan untukmu terkikis,
Apa yang ‘kan kau perbuat?
Jika tak ada lagi yang peduli,
Akankah kau menghilang?

Jika tak ada lagi yang mendengarmu,
Akankah kau pergi?

Aku terjebak di sini,
Di antara mereka, setan-setan licik bertopeng
dalam balutan kejeniusan
Tak ada malaikat ataupun peri

Aku terkurung di sini,
Dalam ruang dingin, sunyi
Tak ada udara, sesak kurasa

Ingin menghilang,
Namun tangan dan kakiku terkekang
Setan-setan itu tak memberiku satu saja kesempatan
Mereka mengoceh kata-kata yang sama
Bosan, menggelikan

Kalian tahu?
Setan-setan itu juga memberiku sebuah topeng
Sambil menyeringai, mereka berkata: “Pakailah ini dan kita ‘kan selamanya berteman!”

Penuh penasaran, kupandang topeng itu
Wajahnya penuh senyum
Secantik bidadari dalam dongeng zaman dulu
Kalian ingin tahu nama topeng itu?
Dialah kemunafikan, Kawan.

Minggu, 01 April 2012

Tentang

tentang satu masa
ketika aku merasa
inginku hanyalah asa
tertambat pada debur-debur
ombak
yang sirna bersama sepoi angin
tiada kata

tentang satu waktu
saat aku terjatuh
tertunduk, dan tergugu
terisak dalam bisu

sadari hatiku
kau dan aku ibarat debu
terserak lalu terbang
hilang di antara awan
juga tarian ilalang

kau dan aku
dua titik tiada bertemu
dan yang tertinggal...

tetap kau dan aku
di dua waktu
tanpa kata
apalagi saling sapa.

Selasa, 04 Oktober 2011

Senja Jingga


Pada keterdiamanku,
Senja...
Lukaku masih menganga
Berdarah, penuh nanah

Tiap kali pedihnya menyergapku
Gegas aku berlari padamu
Ya, hanya padamu
Senja...

Semburat jinggamu yang berpendar
Melintas cakrawala
Berpadu dengan sepoi angin
Juga kepakan liar burung-burung elang
Menenggelamkanku pada kedamaian
Yang begitu kurindukan

Ah, senja....
Kesunyian ini begitu erat memelukku
Maka biarkan aku terpejam
Tenggelam di dalamnya

Senin, 12 September 2011

Tentang Bukan dan Ini


Bukan tentang gurihnya lontong opor
Pedasnya sambal goreng hati
atau...
Segarnya segelas es sirup cocopandan

Tapi...
Ini tentang berbagi penuh ketulusan

Bukan soal riuhnya petasan
atau...
Indahnya warna-warni kembang api

Ini soal gema takbir yang tiada putus
penuh keharuan

Bukan masalah baju baru,
antri berpuluh jam di tol, atau
menyiapkan aneka toples dan kue nastar

Ini masalah menyambung silaturahmi,
memupus luka, juga
dendam di hati


Ini tentang Lebaran, Kawan....


(Selamat Idul Fitri. Taqobalallahu minna wa minkum, minal aidzin wal faizin. Mohon maaf atas segala khilaf, Kawan :))

Selasa, 16 Agustus 2011

Memo: Jika....



www.google.com
Jika esok aku mati,
Izinkan sejenak kuhirup
udara pagi
Berpeluk kabut
juga kecupan sang embun

Jika esok aku mati,...
Biarkan kuukir sebuah senyuman
sebagai ucap perpisahan
Diiring pahatan sejuta kenangan
Tentang luka, cinta, tawa, air mata dan...
impian bertabur pelangi

Jika esok aku mati,...
Bolehkah aku meminta
Terangi jalan yang ’kan membawaku
Dengan lilin juga gemintang

Karena aku begitu takut
pada kegelapan.

Jika esok aku mati,...
”Ah, sudahlah!
Persiapkan saja kematianmu dengan baik!”
Sebuah suara menyentakku, entah darimana.