Selamat Datang, Kawan!

Salam kenal,...
Selamat datang di blog kawanmu ini. Sebuah blog tentang catatan, memori, cerita, curhat kehidupan. Semoga karya-karya sederhana di sini bisa menghibur kawan-kawan. Enjoy this story, Friends. Thanks :D

ATTENTION

Hai, Kawan...
thanks udah mampir ke blog ini. mhn bantuan Kawan-kawan untuk tidak sembarang COPY/PASTE isi blog ini y. bila ingin mengutip sebagian atau seluruh isi tulisan di blog ini silakan sertakan LINK-nya saja. Arigatou :)

Kamis, 16 Mei 2013

C-I-N-T-A, 5 Huruf Penuh Inspirasi



Pernahkah engkau sejenak mengingat aku
Pernahkah ingat walau seperti angin berlalu….

Bicara tentang cinta ibarat menghitung debu di tepian pantai. Takkan pernah ada habisnya. Mungkin itu alasan kenapa begitu banyak lagu tentang cinta bertebaran di radio ataupun televisi. Cinta bisa membuat si ceria diliputi kebimbangan, mampu mengubah si kasar jadi lembut tutur bahasanya. Meski tak jarang juga menerbitkan tetesan air mata.

C-I-N-T-A. Lima huruf yang bagi saya penuh cerita. Begitu sering saya mendengar kisah cinta orang-orang di sekitar. Dalam kasus ini, tentu saja cinta kepada seseorang. Banyak yang gundah. Namun, tak sedikit yang tersenyum karenanya. Ragam ekspresi cinta dari mereka tak urung membuat saya bertanya, apa itu cinta? Sebuah pertanyaan yang akhirnya membawa saya pada kenangan tentang seseorang.

Saya pertama bertemu dengannya di awal kelas dua SMA. Sederhana, nggak neko-neko, religius, dan agak idealis. Demikianlah kesan tentang dia. Entah sejak kapan saya jadi kerap mengamatinya. Tersenyum ketika mengingat tingkah lugunya. Apalagi ketika di kelas tiga kami sekelas. Hal-hal sepele seperti piket kebersihan bersamanya menjadi sesuatu yang begitu membahagiakan hati. Sungguh, saya pasti sedikit tak waras saat itu!
Jujur saja saya tak pernah yakin inilah jatuh cinta. Acapkali saya berpikir bila itu hanyalah sebentuk kepedulian. Mungkin pula sekadar kekaguman. Layaknya fans pada sang idola. Namun, ketika saya tak lagi bertemu dengan dia setelah hari kelulusan, sesuatu menyeruak dalam hati. Sesuatu yang membuat saya ingin melihatnya lagi. Sesuatu bernama kerinduan.

Ya… saya merindukan dia. Tidak. Lebih tepat, saya jatuh cinta padanya. Cinta yang indah karena meski telah melintasi separuh cakrawala, bayangnya tak jua menjauh. Walau menutup mata, senyumnya tak lantas memudar. Cinta itu pula yang membawa sebongkah keberanian. Dan, saya melakukan hal paling konyol seperti dalam drama-drama FTV. Tokoh wanita menyatakan perasaan pada tokoh pria lewat sepucuk surat, via jejaring sosial pula. Ah, betapa lucunya!

C-I-N-T-A. Lima huruf penuh inspirasi. Cinta membuat saya tahu betapa berwarna hidup ini. Cinta mengajarkan saya apa itu peduli. Cinta jua yang menuntun saya pada satu kata. Ikhlas. Berusaha menerima sebuah penolakan, berupaya memahami bahwa harapan tak selalu berujung pada sebuah kenyataan. Sakit memang. Namun, dunia tak berakhir hanya karena cinta ‘kan?

Cinta saya padanya, kerinduan selama delapan tahun ini adalah anugerah Tuhan. Tak perlu disesali, hanya butuh direnungkan. Bahwa cinta bukanlah sesuatu yang absurd. Dia nyata. Dia ada untuk membimbing kita pada cinta lain yang jauh lebih agung. Cinta kepada Sang Maha Cinta.

(catatan ini diikutsertakan dalam ajang Cinta#EnF grup Erin n Friends dengan admin Reni Erina dan dimuat dalam blog http://bundaerin.blogspot.com/2013_02_01_archive.html)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar