Selamat Datang, Kawan!

Salam kenal,...
Selamat datang di blog kawanmu ini. Sebuah blog tentang catatan, memori, cerita, curhat kehidupan. Semoga karya-karya sederhana di sini bisa menghibur kawan-kawan. Enjoy this story, Friends. Thanks :D

ATTENTION

Hai, Kawan...
thanks udah mampir ke blog ini. mhn bantuan Kawan-kawan untuk tidak sembarang COPY/PASTE isi blog ini y. bila ingin mengutip sebagian atau seluruh isi tulisan di blog ini silakan sertakan LINK-nya saja. Arigatou :)

Rabu, 18 Juli 2012

Monev II (part. 2)


Kamis, 12 Juli 2012

Tiga lelaki paruh baya di podium itu membuatku terpesona. Bukan pada ketampanan mereka. Konyol jika ada yang berpikir begitu. Gaya bicara, cara menanggapi pertanyaan, juga humor-humor sederhana dari mereka memompa adrenalinku menjadi lebih bersemangat.

Ya, bersemangat! Bersemangat menjalani sisa hidupku. Bersemangat menjalankan apa yang telah menjadi tugasku. Bersemangat kembali mengukir senyum. Tak perlu mengingat kejadian semalam. Tak perlu berpikir negatif tentang pesrepsi yang mulai merebak. Jalankan tanggung jawab sepenuh hati. Ikhlas! Itulah yang kuperoleh hari ini.

Jumat, 13 Juli 2012

Toyota hitam ini meluncur cepat di jalanan yang relatif sepi. Maklum, jarum jam masih menunjukkan pukul 07.00 ketika kami mulai berangkat. Lhoong, tempat penugasanku menjadi salah satu tujuan tim pemonev kampus hari ini.  Sesuai kesepakatan kawan-kawan sekecamatan, lokasi monev akan diarahkan ke tiga sekolah, yaitu SD Krueng Kala, SMP 1 Lhoong, dan SMA 1 Lhoong. Pemilihan ketiganya berdasarkan letak juga kondisi sekolah.

Sepanjang perjalanan, Pak Subagyo dan Pak Hardjono (tim pemonev) tak henti memuji keindahan alam menuju Lhoong. Jalanan yang lebar, beraspal mulus, plus barisan pegunungan menghijau di sisi timur. Lautan membiru di sebelah barat dan kawanan sapi yang berkeliaran bebas di sepanjang jalan. Keduanya bahkan sengaja memotret jalan-jalan juga objek yang mereka anggap menarik.

Sekolah pertama yang kami kunjungi adalah SD Krueng Kala. Terletak di desa Tanah Anoe, sekolah ini bisa dikatakan cukup bagus. Ruang-ruang kelasnya berkeramik putih dan berdinding beton. Hasil pembangunan pasca tsunami. Ketika mobil yang saya tumpangi bersama tim pemonev hampir sampai di SD, sebuah pesan singkat masuk ke inbox Hp saya. Guru-guru di sekolahku belum pada datang, gimana nih? Demikian tulis Mas Ari, kawan sesama SM-3T yang bertugas di sekolah tersebut. Padahal, saat itu jam digital di Hp telah menunjukkan pukul 08.01 WIB. Saya pun jujur saja merasa was-was. Walau saya tahu seperti itulah kondisi di Lhoong. Guru bahkan kepala sekolah tak datang tepat waktu. Terkadang malah sengaja absen hanya untuk urusan sepele semacam kenduri.

“Bu Dwi tidak usah khawatir. Kami sudah paham permasalahan di sini. Hari ini kami hanya ingin bersilaturahmi dan menengok kondisi kawan-kawan SM-3T di kecamatan Lhoong,” tutur Pak Subagyo ketika saya menyampaikan SMS dari kawan.

Dan, memang benar. Pak Subagyo dan Pak Hardjono hanya berbincang biasa dengan kawan-kawan SM-3T yang sekolahnya dikunjungi. Selain itu, juga bertanya tentang peran kami, peserta SM-3T selama 6 bulan di lokasi tugas kepada kepala sekolah dan guru-guru. Monitoring dan evaluasi pun ditutup dengan sebuah motivasi dari keduanya agar kami memanfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya untuk tetap mengabdi sepenuh hati. Terima kasih, Pak Subagyo (Dekan FIS) dan Pak Hardjono (Dekan FIP) yang telah menyempatkan diri berkunjung ke Lhoong  ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar